Digital Skill Pada Era Modern

Nama : Putri Reno Intan

NIM : 2264190045

Digital Skill Pada Era Modern

Teknologi adalah pusat kehidupan, dan seiring dengan meningkatnya ketergantungan manusia pada internet dan komunikasi digital, tenaga kerja yang ada pun harusnya mengikuti permintaan keterampilan yang terus berkembang. Sangat penting bagi kita untuk menguasai digital skill di era yang modern ini karena tanpa disadari saat ini hampir seluruh aktivitas kita dilakukan secara digital.

Digital skill adalah bagian dari adanya kemampuan seseorang dalam memahami, mengetahui, sekaligus untuk mampu dalam mempergunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak  (software) serta sistem operasi digital untuk mempermudah pekerjaan dan mengefesiensi waktu yang dalam dunia pekerjaan. Berikut ini adalah contoh digital skill yang dibutuhkan pada era ini :

  • Programming

Digital skill yang satu ini jelas dibutuhkannya di era digital saat ini. Programming biasa dikenal dengan codingnya karena Coding merupakan suatu kegiatan memasukkan, mengoperasikan, menyusun kode atau bahasa computer. Programming bisa meliputi front end dan back end. Front end adalah tampilan dari sebuah website atau mobile aplikasi. Kita bisa menyebut front end adalah sampul dari sebuah buku. Sedangkan back end adalah segala hal dibalik layar yang berguna agar program berjalan sesuai rencana.

  • UI/UX Design

Desain UI/UX adalah skill yang bertujuan untuk memberikan pengalaman penggunaan suatu aplikasi atau website dengan cara mendesain user interface atau tampilan pengguna. UI/UX designer tidak hanya sekadar bekerja untuk mendesain sebuah tampilan pengguna, namun mereka juga membuat user experience yang baik. User experience yang baik bisa berupa seperti, pengguna tidak kesusahan memakai aplikasi (easy to use) atau bahkan pengguna disuguhkan tampilan yang menarik dan tidak membosankan. Intinya digital skill yang satu ini berpusat pada pengguna. Untuk mempelajari skill ini secara mandiri dengan beberapa tools seperti Figma, Adobe Illustrator, Adobe Photoshop, Coreldraw, dan masih banyak lagi.

  • Data Analyst

Kemampuan analisa data sangat dibutuhkan untuk menganalisa data digital dari berbagai sumber, seperti situs web atau bahkan mobile app. Data analyst bertanggung jawab untuk menerjemahkan berbagai data sehingga dapat diolah dan dijadikan laporan agar perusahaan membuat pilihan dan strategi yang tepat.



Dari contoh tersebut dapat dilihat bahwa digital skill tersebut membutuhkan software dan hardware. Berikut adalah penjelasan dan kelemahannya :

Hardware adalah jenis komponen pada komputer dimana bagian fisiknya dapat terlihat dengan kasat mata dan bisa dirasakan langsung. Pengertian hardware disebut sbg peralatan fisik komputer yang berguna untuk melakukan proses input, output, dan process device. Hardware input ini contohnya seperti mouse, keyboard, dan microphone. Hardware output contohnya monitor, speaker, projector, dan printer. Sedangkan proses device untuk memproses dan mengolah data pada komputer, contohnya seperti CPU, RAM, VGA, dan sebagainya.

Sedangkan software adalah perangkat lunak yang mengacu pada serangkaian instruksi yang diberikan kepada komputer untuk menyelesaikan tugas tertentu. Contoh software yang saya gunakan sehari-hari seperti aplikasi sosial media (Instagram, Twitter, dan lain-lain) atau mengedit foto di aplikasi photoshop.



Untuk kelemahan dalam menggunakan hardware bagi saya adalah Ketika ingin mengedit foto, saya memerlukan hardware seperti computer/laptop dengan spesifikasi yang tinggi agar mendapatkan hasil foto yang maksimal. Sedangkan untuk mempunyai spesifikasi yang tinggi itu memerlukan biaya pengeluaran yang mahal.

Kelemahan saya dalam menggunakan software seperti photoshop adalah tampilan yang menurut saya rumit untuk digunakan/dimengerti.


Komentar